Banyak kerjaan hari ini... :-(
Yang mau di service :
PC tinggal 1 lagi
laptop 5 unit
Capek deeh
Service lagi service lagi..
Diposting oleh ADMIN di 01.27 0 komentar
LINK Driver Toshiba
Setelah berjibaku 2 hari akhirnya alhamdulillah dapat juga link driver toshiba satellite C640 ini. CD driver entah kemana..
Type PSC2UL-00F00F
Serial No : 7B297191Q
http://pc.toshiba-asia.com/id/support/drivers
Diposting oleh ADMIN di 01.19 2 komentar
Billing explorer DeskPro8 & DeskPro8 Vista7
DeskPro8 & DeskPro8 Vista7
Satu Ruangan Bisa Dibedakan Jenis Tarif Per Group Komputer
Tarif Per User Member
Member VIP, Non VIP, Standart
Member VIP bisa akses Seluruh Client
Member Non VIP akses Client tertentu
Fasilitas USB Lock & Unlock
System User Management
System Point / Bonus dsb....
Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik disini
DOWNLOAD B klik disini
Diposting oleh ADMIN di 21.16 0 komentar
Konfigurasi MikroTik RouterOS untuk game (PointBlank) dan warnet
Setelah sekian lama fakum dari dunia per-blog kan, akhirnya dengan sedikit pengetahuan tentang Mikrotik RouterOS (karena setiap hari harus liat console mikrotik..tuntutan kerjaan.. :P ), masalah yg selama ini penulis temui, akhirnya terjawab juga. Bermula dari sebuah website disini, setelah saya baca, langsung saja saya setting ulang RouterOS warnet.
Langsung saja, untuk topologi jaringan yang saya gunakan seperti ini
Internet –> Modem –> Mikrotik RouterOS –> Switch/ Hub –> Client
Yang perlu diingat, tentu mikrotik anda sudah bisa terkoneksi dengan internet a.k.a browsing.
Langkah pertama kita buat Mangle terlebih dahulu, untuk koneksi PointBlank dan yang lainya.
[nux@PS.Net] ip firewall mangle> add chain=forward disabled=no action=mark-connection new-connection-mark=all-connection passthrough=yes src-address=192.168.0.0/24
[nux@PS.Net] ip firewall mangle> add chain=forward action=mark-connection connection-mark=all-connection dst-port=39190-49100 new-connection-mark=pb-connection passthrough=yes protocol=tcp src-address=192.168.0.0/24
[nux@PS.Net] ip firewall mangle> add chain=forward action=mark-connection connection-mark=all-connection dst-port=39190-49100 new-connection-mark=pb-connection passthrough=yes protocol=udp src-address=192.168.0.0/24
[nux@PS.Net] ip firewall mangle> add chain=forward connection-mark=pb-connection action=mark-packet new-packet-mark=point-blank passthrough=no
[nux@PS.Net] ip firewall mangle> add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=all-packet passthrough=no
[nux@PS.Net] ip firewall mangle>
Untuk IP Address diatas saya isi berdasarkan range IP dari seluruh client yaitu 192.168.0.0/24. Dan silahkan sesuaikan dengan IP warnet rekan².
Connection Mark diberi nama all-connection untuk semua koneksi client ke internet. Dan connection mark yang menggunakan port 39190-49100 untuk TCP/UDP, karena PointBlank menggunakan alamat Port tersebut.
Langkah kedua kita buat Bandwidth manajeman dengan menggunakan Queue Tree.
[nux@PS.Net] queue tree> add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0 limit-at=0 max-limit=1M name=download parent=local priority=8
[nux@PS.Net] queue tree> add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0 limit-at=0 max-limit=0 name=http-browsing parent=download priority=8
[nux@PS.Net] queue tree> add burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0 limit-at=0 max-limit=0 name=point-blank-online parent=download priority=7 queue=default
[nux@PS.Net] queue tree>
Perlu diingat, semakin kecil priority, maka semakin cepat di eksekusi (atau diutamakan..).
Hasil screenshot dari hasil konfigurasi.
sumber : http://adamonline.web.id/category/tutorial_linux/ubuntu
Diposting oleh ADMIN di 02.06 1 komentar
Tutorial Samba
1. Pengenalan
SMB (Server Message Block), adalah protokol untuk sharing file dimana menggunakan nama komputer dan tipe numerik untuk membuat nama dari NetBIOS (Network Basic Input/Ouput System).
2. Instalasi Samba
Download paket samba dari http://www.samba.org, lalu compile dengan smbmount, tentukan dimana akan menyimpan manual direktori $MANPATH. Keadaan awal file smb.conf berada di /usr/local/samba/lib/
dan file password di /usr/local/samba/private/ .
$ cd samba-2.2.3a/source
$ ./configure –with-smbmount –mandir=/usr/man
$ make
# make install
$ cd ../..
3. Konfigurasi Samba
Beberapa bagian konfigurasi yang perlu di perhatikan,
log level = 1
file log diperlukan untuk memantau koneksi apa saja yang terjadi, juga bila terjadi gangguan dapat dengan mudah menganalisa. Para developer biasanya lebih suka menggunakan log level = 10.
log file = /var/adm/samba/service-%S.log
log file = /var/adm/samba/user-%u.log
log file = /var/adm/samba/machine-%m.log
interfaces = 192.168.0.0/16 127.0.0.1
bind interfaces only = Yes
Hal ini dilakukan agar samba hanya melayani dalam lingkup localnet saja, hal ini sangat mengurangi resiko keamanan jika host anda memiliki IP Public di internet.
encrypt passwords = Yes
Untuk klien yang menggunakan sistem operasi windows terlebih dahulu di setting lagi agar dapat menggunakan enkripsi password.
password level = 8
username level = 8
Nilai 8 untuk memastikan jika uppercase dan lowercase untuk username dan password tidak menjadi masalah.
log file = /var/log/samba/%m.log
debug level = 1
Simpan file log dalam direktori tertentu. Selalu jalankan debug pada level 1 jika anda ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada samba, level 3 diperlukan jika anda ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap, dan level 10 diperlukan jika anda seorang developer samba. Variabel %m digunakan untuk nama komputer dari mesin klien.
time server = Yes
Sinkronisasi waktu untuk klien.
socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_KEEPALIVE SO_RCVBUF=4096 SO_SNDBUF=8192
Optimisasi soket. Buatlah suatu file misalnya “dd if=/dev/zero of=testfile count=1024 bs=1024″, kemudian disable program antivirus, restart samba, lalu ambil fie tersebut dan copy kan ke server, berapa lama waktu yang dibutuhkan (SO RCVBUF). Restart samba kemudian copy kembali file tersebut ke workstation, waktu yang dihasilkan merupakan (SO_SNDBUFF).
logon script = %G.bat
domain logons = Yes
os level = 40
lm announce = False
dns proxy = No
wins support = Yes
invalid users = root @wheel
hide unreadable = Yes
hide files = /example.txt/*.bad/
veto files = /*.exe/*.com/*.vbs/*.chm/riched20.dll/*.{*}/lost+found/
veto oplock files = /*.mdb/*.MDB/
[homes]
comment = “%S Home Directory”
username = %S
writable = yes
create mask = 0600
directory mask = 0700
only user = Yes
browseable = No
[sample]
path = /example/sample1
valid users = +usergroup
force group = +usergroup
writable = yes
create mask = 0660
directory mask = 0770
[netlogon]
path = /example/netlogon
admin users = sam
write list = sam
Semoga Bermanfaat.
Diposting oleh ADMIN di 21.40 0 komentar
Installasi Lamp server Ubuntu 7.04
Cara instalasi Lamp server Ubuntu pertama:
- Siapkan CD ubuntu 7.04 server
KEDUA:
Pilih Bahasa yang akan digunakan
KETIGA :
Pilih Lokasi bahasa yang akan digunakan
KEEMPAT :
Jika anda ingin mendeteksi keyboard maka pilih yes, tetapi jika tidak pilih no saja
KELIMA:
Pilih Origin keyboard kemudian tekan “enter”
KELIMA:
Pilih Origin keyboard kemudian tekan “enter”
KE ENAM :
Pilih loyoutkeyboard keudian tekan “enter”
KE TUJUH ;
Mendeteksi perangkat keras cd-rom
KE DELAPAN;
Masukan hosaname untuk system sebagai contohnya “ubuntulamp”
KE SEMBILAN;
menditeksi file-file system
SEPULUH ;
Ada tiga pilihan
-Pertama “guided - use entire disk” yaitu menggunakan seluruh kapasitas hdd
- Kedua ” guided -use enteri disk and set up LVM” yait menggunakan seluruh
kapasitas hdd sekaligus setup LVM nya
- Ketiga “manual” yaitu menggunakan partisi manual
!perhatian seluruh data akan dihapus
SEBELAS ;
Memulai pebuatan Partisi “yes”
DUABELAS;
Configurasi waktu jika sesuai utcpilih yes, jika tidak pilih no
TIGABELAS ;
Anda perlu untuk mengisi fullname untuk pengguna sebagai contohnya “administrator” kemudian tekan “enter”
username untuk Account
kemudian kata Sandi
Confirmasi kata sandi kembali
Installasi system base
EMPAT BELAS ;
Pilih Lamp server karena kita akan melakukan installasi lamp server
!installasi software
Installasi GRUB boot
Installasi telah selesai dan berjalan dengan lancar untuk melnjutkan pilih “Continue”
Setelah restart kemudian anda login dengan username yang anda buat tadi
Itu tadi adalah cara installasi Lamp server di Ubuntu 7.04 semoga bermanfaat
Diposting oleh ADMIN di 21.39 0 komentar
Install LAMP di Ubuntu
LAMP, adalah kependekan dari Linux+Apache+MySQL+PHP, merupakan sebuah paket perangkat lunak untuk menjalankan web site dynamic dan sebagai sebuah web server. LAMP ini terdiri dari beberapa komponen yang kesemuanya termasuk ke dalam keluarga open source. Yaitu Linux sebagai sistem operasinya, Apache sebagai web servernya, MySQL sebagai databasenya, dan PHP sebagai bahasa pemrogramannya.
Dalam penerapannya, LAMP tidak dalam satu bendel, artinya tiap komponen itu terpisah. Jadi berdiri sendiri-sendiri. Baik linux, apache, mysql dan php-nya berdiri sendiri. Jadi keempatnya diinstall secara terpisah, setelah terinstall barulah dikonfigurasi supaya dapat berjalan beriringan. Walaupun ada yang sudah dalam satu bendel, jadi apache, mysql dan php (minus linux) sudah dalam satu paket, tinggal menginstall satu paket sudah terkonfigurasi semuanya.
Banyak distribusi linux sekarang sudah menyertakan paket LAMP, jadi dengan menginstall distro linux tersebut, semua paket sudah terinstall, tanpa perlu mengkonfigurasi lagi. Namun ada juga yang belum terinstall. Jadi terpaksa apache, mysql dan php-nya diinstall secara manual.
Di dalam pendistribusiannya, apache, mysql dan php terdiri dalam beberapa macam paket. Ada yang dalam versi sourcenya (tar.gz/tar.bz2), ada yang dalam versi rpm (untuk distribusi linux keluarga red hat), tgz (untuk distro keluarga slackware), deb (untuk distro keluarga debian), dll. Kali ini akan dibahas cara menginstall baik apache, mysql, dan php ke dalam distro ubuntu, dan menggunakan versi deb-nya. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Pertama pastikan ubuntu telah terinstall dengan baik dan benar (hehe …).
2. Install apache http server
sudo apt-get install apache2
3. Install php untuk server apache
sudo apt-get install php5
4. Install mysql server database
sudo apt-get install mysql-server
5. Install mysql untuk apache server
sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql
sudo apt-get install php5-mysql
sudo apt-get install phpmyadmin (optional)
Nah, setelah proses penginstallan selesai, sekarang masuk ke tahap pengecekkan, apakah sudah terinstall dengan benar atau belum. Untuk pengecekannya adalah sebagai berikut.
1. Restart server apache terlebih dahulu
sudo /etc/init.d/apache2 restart
2. Cek servis apache melalui browser, ketikkan alamat berikut
http://localhost
Bila sudah terbuka sebuah halaman maka penginstallan apache sudah benar
3. Cek servis php apakah sudah terintegrasi dengan benar atau belum. Caranya adalah dengan membuat sembarang file php di folder /var/www/. Listing programnya adalah :
phpinfo();
?>
Setelah di save, silahkan dibuka di browser. Jika di browser sudah tertampilkan data-data tentang php maka servis php sudah berjalan.
4. Cek servis mysql apakah sudah terintegrasi dengan php atau belum. Caranya buat sembarang file php di /var/www/. Listing programnya adalah :
$connect=mysql_connect(”localhost”,”root”,”");
if($connect){
echo “sukses”;
}else{
echo “gagal”;
}
?>
Setelah di save, kemudian buka di browser. Jika tampil tulisan sukses maka php dan mysql sudah terintegrasi dengan benar. Jika muncul tulisan gagal, maka php dan mysql belum terintegrasi dengan benar.
5. Cek phpmyadmin (optional) apakah sudah berjalan atau belum. Buka alamat berikut di browser :
http://localhost/phpmyadmin
Masukkan root untuk user, sedangkan password tidak perlu di isi, karena default penginstallan password mysql belum di set, jadi tidak perlu password. Jika berhasil login maka phpmyadmin sudah terinstall dengan benar.
Nah, tadi itu cara menginstall sebuah web server berbasis LAMP. Cara di atas hanyalah cara standar, artinya konfigurasinya hanya dilakukan seperlunya, jadi belum ada set password mysql, setting domain, dll. Jadi hanya untuk basic saja, untuk selanjutnya silahkan pelajari lebih lanjut sendiri, hehehe …..
Diposting oleh ADMIN di 21.37 0 komentar